Sampo Ayam Saingan Baru Barapan Kebo

Sampo Ayam merupakan salah satu permainan rakyat Masyarakat Adat Sumbawa Barat. Permainan ini merupakan perpaduan dari kecepatan sepasang ayam kerapan dengan keterampilan seorang juki untuk megarahkan ayam agar dapat berlari dengan kencang dan kena’ saka’ (finish). Permaninan ini pula yang menjadi tema (Prosesi Sampo Ayam) dalam Pawai Budaya yang merupakan salah satu rangkaiaan acara Bulan Citra Budaya (BCB) 2014 di Mataram 23 Agustus lalu. 

Progress Report Langsung Dihadapan Rakyat

Sebuah Tradisi/Kearifan lokal di Era Reformasi Yang Perlu Dipertahankan

Penyampaian Progress report merupakan kewajiban Pemerintah yang dilakukan setiap satu kali dalam setahun. Hal ini biasa dilakukan dihadapan sidang Anggota DPRD, menyampaikan perubahan-perubahan yang terjadi, capaian pembangunan yang telah diselenggarakan selama 1 tahun berjalan. Penyampaian proggress report merupakan amanat konstitusi setiap tahunnya melalui penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD. Secara vertikal juga disampaikan dalam bentuk Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada pemerintah pusat.

Tradisi Halal bi Halal Perkuat Silaturrahmi

Halal bi halal berasal dari kata halla atau halal yang bisa berarti menyelesaikan persoalan atau problem, meluruskan benang kusut, mencairkan air yang keruh, dan melepaskan ikatan yang membelenggu. Dengan adanya acara halal bi halal diharapkan hubungan yang selama ini keruh dan kusut dapat segera diurai dan dijernihkan. Halal bi halal bermakna untuk merekonstruksi relasi kemanusiaan yang lebih sejuk dan menentramkan.

Tradisi Halal bi halal sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat yang tidak bisa di lepas dari rangkaian perayaan Hari Besar umat Islam Idul Fitri. Ini patut dipertahankan, dengan manfaat seperti yang disebutkan diatas, akan memberikan manfaat yang baik dalam rangka keberlangsungan kehidupan yang rukun didalam masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.

Ruang Rekreasi dan Minat Wisata

Rekreasi di Sumbawa Barat
Libur panjang setelah lebaran adalah momentum silaturrahmi untuk mempererat hubungan kekerabatan dan kesempatan untuk rekreasi. Masyarakat memanfaatkan libur panjang pasca lebaran untuk mengungunjungi beberapa taman rekreasi bersama keluarga, kerabat, teman dekat dll. Rekreasi, dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti ‘membuat ulang’, adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang selain pekerjaan. Kegiatan yang umum dilakukan untuk rekreasi adalah pariwisata, olahraga, permainan, dan hobi. Kegiatan rekreasi umumnya dilakukan pada akhir pekan dan hari libur. Rekreasi adalah aktivitas yang menyehatkan pada aspek fisik, mental dan sosial.

Jay B. Nash menggambarkan bahwa rekreasi adalah pelengkap dari kerja, dan karenanya merupakan kebutuhan semua orang. Dengan demikian, penekanan dari rekreasi adalah dalam nuansa “mencipta kembali” (re-creation) orang tersebut, upaya revitalisasi tubuh dan jiwa yang terwujud karena ‘menjauh’ dari aktivitas rutin dan kondisi yang menekan dalam kehidupan sehari-hari.