Tiga Cerita, Tiga Fragmen : Menyisir Karya-karya Sanggar Seni Sareng Nyer

Sanggar Seni Sareng Nyer Kabupaten Sumbawa Barat sudah bergiat lebih dari satu dekade. Telah banyak karya yang ditelurkan sehingga menjadi tontonan menarik dan berkarakter. Tak hanya menarik dan bernilai seni, tapi karya yang diangkat mengandung pesan moral dan pewarisan budaya lokal. Surdianah, sebagai pendiri dan penggiat Sanggar Seni Sareng Nyer, mengambil inspirasi karya dari realita sosial yang terjadi di daerah Sumbawa. Beberapa tema yang kerap muncul dalam karyanya adalah tentang perempuan Sumbawa, petani dan tradisi umat muslim di Sumbawa, hingga permainan tradisional anak-anak.

Air Mancur Tugu Syukur, Karya Estetik Kompleks KTC

 

Air Mancur Yang Akan Menambah Kecantikan Kompleks KTC

 

Tugu syukur yang berada tepat di tengah areal Komplek Kemutar Telu Center (KTC) merupakan salah satu bangunan inti yang ada di Kompleks tersebut. Posisinya yang berada di antara Gedung Graha Fitrah Kantor Bupati Sumbawa Barat dan Masjid Agung Darussalam, merupakan perwujudan dari nilai-nilai tauhid masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Tugu syukur oleh pemimpin daerah ini menyebutkan bahwa inilah wujud rasa kesyukuran kita atas telah terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat. Kita harus tetap bersyukur dalam setiap apa yang kita alami di dunia ini. Tidak akan pernah terjadi sesuatu tanpa adanya campur tangan dari Allah Swt. Maka dari itu kita harus tetap ingat Allah dan memohon pertolongannya agar kita diberikan kemudahan dalam berusaha dan bekerja.

Sanggar Seni Sareng Nyer, Dari KSB Menyapa Asia

Berbincang tentang potensi pariwisata di Sumbawa Barat, tentu tak bisa dilepaskan dari kebudayaan yang dimiliki. Kebudayaan merupakan konsep sekaligus aset daerah yang harus tetap ada dalam mengiringi kehidupan manusia. (ke)Budaya(an) merupakan roh dasar bagi manusia dalam menakar toleransi dan kebersamaan yang berintegritas. Nilai-nilai inilah yang akan memperkaya khasanah kehidupan manusia, sekaligus menjadi aset tak ternilai, termasuk di Sumbawa Barat.

Kebudayaan daerah merupakan identitas diri dengan menggali dan mengembangkan nilai-nilainya tanpa meninggalkan kearifan lokal, agama, dan atau adat istiadat. Nilai-nilai tersebut biasanya perlu dikawal oleh sistem agar bisa berkembang secara humanis dan tidak meninggalkan hakikat budaya itu sendiri. Praktik yang kental dengan nilai-nilai tersebut adalah seni tari, musik, sastra, dan produk budaya lainnya. Salah satu media untuk mengapresiasi hal tersebut adalah sanggar. Ialah Sanggar Seni Sareng Nyer, yang berdiri pada tanggal 18 Juni 2004 silam merupakan salah satu wadah komunitas yang berupaya melestarikan nilai-nilai budaya.

Parade Bulan Citra Budaya NTB 2014, KSB Usung Tema Sampo Ayam

Pawai Budaya pada Bulan Citra Budaya Propinsi NTB tahun 2014 yang dilaksanakan pada hari sabtu/23/08/2014, Kabupaten Sumbawa Barat mengusung tema Sampo Ayam. Salah satu permainan rakyat yang berlaku di kalangan masyarakat adat yang ada di KSB ini telah menjadi bagian dalam memeriahkan barisan kontingen dari Kabupaten Sumbawa Barat pada carnaval yang di adakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Propinsi Nusa Tenggara Barat. Sebanyak kurang lebih 100 orang yang terlibat dalam kontingen asal Kabupaten Sumbawa Barat, pagi hari pukul 08.00 Wita mulai berkumpul di Halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. Bersama dengan kontingen Kabupaten lainnya, rombongan KSB membentuk barisan memanjang dengan mengenakan pakaian adat Khas Sumbawa Barat.